Install Windows Menggunakan WinNTSetup3

Instalasi atau pemasangan Microsoft Windows itu menyebalkan. Atau mungkin lebih tepatnya, memasang sistem operasi itu menyebalkan. Saya hanya pernah memasang GNU/Linux dan Windows, jadi hanya bisa membandingkan kedua sistem operasi tersebut. Dan dengan yakin saya tegaskan, memasang Windows berkali lipat menyebalkan dibanding memasang GNU/Linux.

Mengapa memasang Windows menyebalkan?
Pertama, mungkin ketika kita memasang ulang Windows karena Windowsnya terkena virus, malware, atau galat lainnya. Pastinya mood kita dalam menempuh rutinitas instalasi ini sangatlah buruk.
Kedua, installer Windows tidak seluwes installer distro-distro GNU/Linux. Misalnya installer GNU/Linux umumnya berupa livedvd yang telah dilengkapi perkakas-perkakas yang dibutuhkan untuk menyunting hard disk, bahkan kita bisa memasang Linux sambil berinternet.
Dan yang ketiga, setelah memasang Windows kita mesti berkutat dengan rutinitas memburu driver atau mengunduh aplikasi yang umum digunakan.

Bagusnya, sejak generasi Windows NT pemasangan Windows telah lumayan gegas. Dan jika kita menggunakan SSD, installasi Windows tentunya akan berlangsung lebih singkat.
Nah, dalam artikel kali ini saya akan mengupas WinNTSetup, sebuah piranti lunak yang biasa saya gunakan untuk memasang Windows dalam waktu yang lebih singkat dibanding memasang Windows dengan cara biasa.

WinNTSetup3

WinNTSetup3 main window

Saya pertama mengenal WinNTSetup dari berkas-berkas ISO hasil bentukan WinBuilder. Dan kini WinNTSetup telah mencapai versi 3, itulah mengapa namanya menjadi WinNTSetup3.
Uniknya, WinNTSetup3 tidak memiliki situs khusus seperti umumnya perangkat lunak. Pengembang WinNTSetup3 sepertinya lebih nyaman mengembangkannya dalam sebuah forum bertajuk msfn.
Uniknya lagi, pranala menuju thread WinNTSetup3 tidaklah tetap, melainkan berubah seiring perubahan versi WinNTSetup3. Misal, untuk versi 3.8.8.1 laman thread-nya adalah http://www.msfn.org/board/topic/149612-winntsetup-v3881/. Jadi jika berminat mengunduh WinNTSetup3 langsung dari si pengembang, sepertinya tidak ada jalan selain mencarinya terbih dahulu di mesin pencari, atau langsung saja menuju direktori OneDrive tempat si pengembang menyimpan rilisnya.

Setelah mengunduh berkas WinNTSetup3, kita tidak bisa langsung menggunakannya untuk memasang Windows. WinNTSetup3 bergantung kepada perkakas-perkakas seperti ImageX, BCDBoot, dan lainnya (Windows Assessment and Development Kit, ADK) yang adalah buatan Microsoft dan tidak bisa didistribusikan bersama berkas WinNTSetup3. Microsoft sendiri sebenarnya menyebarluaskan ADK dalam bentuk ISO Windows Automated Installation Kit (WAIK). Namun ukuran berkas ISO ini yang lumayan besar--lebih dari 1GB--menjadikannya tidak layak unduh jika hanya untuk mendapatkan satu-dua berkas dengan total ukuran sekitar 4MB.

Beruntung, ada seseorang yang membuat perkakas bernama Get Waik Tools untuk mengunduh Windows ADK dari berkas ISO WAIK di internet. Jadi alih-alih mengunduh ISO WAIK berukuran lebih dari 1GB, kita hanya perlu menggunakan Get Waik Tools untuk mengunduh berkas-berkas yang diperlukan dari ISO WAIK tersebut. Teknik yang digunakan Get Waik Tools ini lumayan cerdik, namun ini sepertinya cerita untuk lain hari.

Baiklah, berikut tahapan untuk membuat WinNTSetup3 siap pakai. Tahapan ini dilakukan dalam sistem operasi Windows, baik yang terpasang di disk atau pun virtual.

  • Unduh WinNTSetup3 kemudian uraikan (extract). Hasil extract akan berupa sebuah folder bernama WinNTSetup3.
  • Masuk ke folder hasil extract kemudian klik ganda berkas WinNTSetup_x64.exe (jika Windows Anda adalah 64 bit) atau WinNTSetup_86.exe (jika Windows-nya 32 bit) untuk menjalankannya.
  • Anda kemudian akan diminta konfirmasi untuk mengunduh ADK. Klik OK.
  • Jika pengunduhan berkas ADK selesai, maka WinNTSetup3 telah siap digunakan.

Extra

Bagian ini hanyalah tambahan, sunah, bermanfaat jika dilakukan dan tidak mengapa jika diabaikan.

BootICE

BootICE v1.3.4 main windows

Memasang sistem operasinya tentunya akan bersinggungan dengan disk. BootICE akan membantu kita ketika berurusan dengan MBR, PBR, VHD, UEFI, membuat partisi, format partisi, dan banyak lagi.

  • Unduh BootICE dari http://bbs.wuyou.net/forum.php?mod=viewthread&tid=57675. Jika ternyata sulit untuk mengunduh dari laman ini, coba cari menggunakan mesin pencari dengan kata kunci "download bootice v1.3.4". Unduh versi 32 bit atau 64 bit sesuai arsitektur sistem operasi yang akan dipasang. Untuk mudahnya sih unduh saja keduanya.
  • Extract BootICE dan salin:
    • BOOTICEx86.exe ke WinNTSetup3/Tools/x86
    • BOOTICEx64.exe ke WinNTSetup3/Tools/x64
  • Kini kita bisa mengakses BootICE dengan cara mengklik tombol berikon disket yang terletak di pojok kanan atas jendela WinNTSetup3.

Wimlib

Microsoft mengemas sistem Windows NT yang akan diinstal ke dalam bentuk windows imaging (WIM). Berkas hasil kemas ini biasa bernama install.wim. Saat proses instalasi, berkas install.wim akan diuraikan oleh ImageX ke partisi tujuan.
Wimlib adalah pustaka opensource untuk bekerja dengan berkas WIM. Sepertinya saya pernah membaca bahwa wimlib kinerjanya lebih bagus dibanding ImageX. Namun, entahlah.

  • Unduh wimlib dari https://wimlib.net/downloads/index.html. Saat artikel ini ditulis, versi wimlib teranyar adalah 1.12.0. Unduh wimlib-1.12.0-windows-i686-bin.zip (versi 32 bit) dan wimlib-1.12.0-windows-x86_64-bin.zip (versi 64 bit).
  • Extract wimlib-1.12.0-windows-i686-bin.zip dan salin berkas libwim-15.dll ke WinNTSetup3/Tools/x86/wimlib.
  • Extract wimlib-1.12.0-windows-x86_64-bin.zip dan salin berkas libwim-15.dll ke WinNTSetup3/Tools/x64/wimlib.
  • Agar WinNTSetup3 menggunakan wimlib dan bukan ImageX, ketika menjalankan WinNTSetup3 klik kanan pada pojok kiri atas titlebar ➜ WIM API ➜ wimlib.
    How to use wimlib instead of imagex or wimgapi in WinNTSetup3

SFXCreator

Pada dasarnya WinNTSetup3 adalah portable. Namun memang folder-nya terdiri dari banyak berkas, terlebih setelah ditambah BootICE dan wimlib, menjadikannya merepotkan untuk disalin berpindah tempat. SFXCreator akan meringkas folder WinNTSetup3 menjadi sebuah berkas self extracting archive.

  • Install 7 zip.
  • Unduh SFXCreator dari folder misc di direktori OneDrive tempat kita mengunduh WinNTSetup3.
  • Extract SFXCreator.7z, hasilnya akan berupa sebuah folder bernama SFXCreator.
  • Pindahkan folder WinNTSetup3 dari langkah sebelumnya ke folder SFXCreator. Klik tombol OK untuk mengkonfirmasi jendela folder replace.
  • Jalankan skrip CreateSFX.cmd
  • Setelah proses selesai, akan terdapat berkas WinNTSetup3_x86.exe dan WinNTSetup3_x64.exe. Kedua berkas inilah yang bisa kita gunakan sebagai aplikasi WinNTSetup3 portable.

Good News: Anda bisa mengunduh WinNTSetup3 yang telah dilengkapi dengan wimlib dan BootICE dari channel Telegram @pegelinux

Install Windows Menggunakan WinNTSetup3

Ada banyak skenario memasang Windows menggunakan WinNTSetup3. Misal, jika kita telah memiliki partisi Windows dan ingin memasang Windows lagi di partisi lain, maka cukup jalankan WinNTSetup3 di partisi Windows dan jadikan partisi lain sebagai target. Jika mau sedikit repot, bisa dengan memadukan WinNTSetup3 ke dalam Windows PE menggunakan WinBuilder, Win7PE_SE, Win10PE_SE, dan sejenisnya.

Di sini saya akan contohkan skenario yang paling sederhana; menyimpan WinNTSetup3 di CDROM yang bisa diakses melalui installer Windows biasa. Berikut caranya:

  • Simpan berkas WinNTSetup3 ke dalam USB flash disk, HDD external, atau partisi lain dalam HDD yang bisa diakses langsung oleh installer Windows.
  • Boot installer Windows pada komputer
  • Pada jendela perdana Windows Setup, panggil jendela Command Prompt dengan cara menekan tombol keyboard SHIFT dan F10 secara bersamaan. Command Prompt ini akan kita gunakan untuk memanggil WinNTSetup3.

  • Karena kita tidak tahu letak CDROM berisi WinNTSetup3, kita akan gunakan diskpart untuk melihat daftar volume apa sajakah yang dikenali installer.

    • Ketik diskpart dalam jendela Command Prompt, kemudian tekan ENTER.
    • Ketik list volume untuk mendaftar volume apa saja yang dikenali installer Windows. Di sini yang kita perlukan hanyalah drive letter CDROM tempat WinNTSetup3. Misal kita dapati drive letter-nya adalah E.
    • Ketik exit untuk keluar dari diskpart.
    • Ketik E: untuk berpindah ke drive E.
    • Ketik dir untuk mencari tahu isi dari drive E, sekedar untuk memastikan nama berkas untuk menjalankan WinNTSetup3. Misal kita dapati nama berkasnya adalah WinNTSetup3_x64.exe dan WinNTSetup3_x86.exe. Karena kita menggunakan installer Windows 64 bit dan memang akan memasang Windows 64 bit, maka berkas WinNTSetup3_x64.exe yang harus kita jalankan.
    • Ketik WinNTSetup3_x64.exe untuk menjalankn WinNTSetup3 64 bit.
    • WinNTSetup3 pun siap untuk digunakan.
  • Ada begitu banyak skenario penggunaan WinNTSetup3, yang pastinya tidak akan muat ditulis dalam artikel ini. Walau demikian, Anda tidak perlu khawatir karena antar muka WinNTSetup3 cukup ramah pengguna dan mudah dipahami. Pada poin ini saya hanya akan sedikit menjelaskan bagian-bagian utama dari WinNTSetup3, sisanya bisa Anda jelajahi sendiri.

    WinNTSetup3 main interface window explained in parts

    1. Tab paling atas ini untuk memilih Windows apa yang akan kita pasang. Pilih tab kiri jika kita akan menggunakan WinNTSetup3 untuk memasang Windows XP, Server 2000, atau Server 2003. Dan tab kanan jika akan memasang Windows Vista, 7, 8, 8, 10, atau Server 2008.

      Di ujung kanan adalah ikon untuk BootICE. Ikon ini hanya muncul jika kita meletakkan berkas BootICE sesuai langkah extra di paragraf terdahulu. Menurut hemat saya, BootICE ini sangat penting dan bukan sekedar tambahan.

    2. Bagian ini untuk memilih berkas install.wim. Seperti telah diketahui, WinNTSetup3 bekerja dengan cara menguraikan berkas install.wim ke partisi target. Sayangnya WinNTSetup3 tidak bisa mounting langsung berkas ISO Windows, jadi pastikan berkas ISO Windows-nya kita extract terlebih dahulu.
    3. Bagian ini untuk menentukan partisi yang akan kita pasangi bootloader.
      Jika kita hanya memiliki satu partisi Windows, kita bisa meletakkan bootloader di partisi yang sama dengan partisi Windows. Jika kita akan menambahkan partisi Windows yang baru ke sistem Windows yang telah ada, gunakan kolom ini untuk memilih partisi bootloader sistem Windows yang telah ada.

      Gunakan BootICE untuk memastikan ketiga lampu indikator berwarna hijau.
      Gunakan tombol berlabel F untuk memformat partisi.
    4. Bagian ini untuk memilih partisi yang akan kita pasangi sistem Windows.
      Gunakan tombol berlabel F untuk memformat partisi.
    5. Bagian ini memiliki banyak pengaturan, yang diantaranya:
      • Edition: Untuk memilih edisi Windows jika installer-nya memiliki banyak edisi.
      • Patch Ux theme.dll: Untuk memungkinkan kita menggunakan tema third party yang unsigned.
      • Unattend: Jika kita menginginkan installasi secara otomatis. Pastikan untuk membuat answer file-nya. Rujuk laman technet.microsoft.com untuk lebih memahami perihal answer file, atau untuk lebih mudahnya, bisa menggunakan layanan dari windowsafg.no-ip.org.
      • Add Drivers: Sesuai namanya, untuk menambahkan driver yang mungkin dibutuhkan pas installasi, atau agar kita tidak perlu memasang driver lagi selepas pemasangan Windows.
      • Mount installation drive as: Menentukan drive letter. Jika single boot, kemungkinan besar kita menginginkan drive letter C. Jika multiboot, pastikan drive letter tidak bentrok dengan sistem Windows yang telah ada.
      • drive letter preassignment: memaksa menggunakan drive letter sebagaimana point di atas.
      • Mode: Beberapa edisi Windows bisa dipasang pada perangkat bermedia penyimpanan sempit, misal tablet dan laptop mini. Gunakan mode ini untuk memampatkan instalasi Windows. Namun tidak semua edisi Windows mendukung mode pemampatan. Pastikan saja indikatornya berwarna hijau, jika bukan, sebaiknya jangan gunakan fitur ini.
      • Tweaks: Menyetel beberapa pengaturan Windows langsung saat installasi. Lumayan sederhana dibanding jika menggunakan registry tweaker pada umumnya, namun relatif lebih nyaman.

        WinNTSetup3 tweaks settings window.

      • VHD: Gunakan fitur ini jika kita akan memasang Windows pada Virtual Hard Disk, bukan pada partisi fisik.

Demikian. Sepertinya ada banyak yang terlewat dari bahasan WinNSTSetup3 ini. Jika sekilas artikel ini tampak rumit, mohon dibaca ulang. Ini dikarenakan WinNSTSetup3 memiliki begitu banyak guna dan luwes dalam penggunaan jadi dirasa mustahil untuk mambahasnya tuntas dalam satu artikel. Singkat kata, apa pun keperluan kita untuk instal Windows, kemungkinan besar WinNSTSetup3 bisa melakukannya.

Seperti biasa, jika dirasa ada yang samar dari artikel ini, jangan ragu untuk bertanya di kolom komentar. Atau jika ternyata Anda memiliki piranti lunak lain yang menjadi andalan untuk memasang Windows, I would love to know it too...